banner 468x60

Review Honor 9i: Tampil Syantik Ala Ponsel Flagship

 0
Review Honor 9i: Tampil Syantik Ala Ponsel Flagshipby adminon.Review Honor 9i: Tampil Syantik Ala Ponsel FlagshipPasca menginjakkan kakinya di Tanah Air tanpa membawa nama besar Huawei, sub-brand Honor tergolong rajin mengeksplor pasar dengan sejumlah produk yang telah dilepasnya. Terus berlanjut, Honor kembali resmi memboyong satu produk barunya ke Indonesia. Ya, Honor 9i smartphone anyar yang meramaikan pasar guna membidik segmen menengah dengan mengusung jargon ‘Beauty All Around’. Untuk mengetahui ada […]
banner 468x60

Honor 9i

Pasca menginjakkan kakinya di Tanah Air tanpa membawa nama besar Huawei, sub-brand Honor tergolong rajin mengeksplor pasar dengan sejumlah produk yang telah dilepasnya. Terus berlanjut, Honor kembali resmi memboyong satu produk barunya ke Indonesia.

Ya, Honor 9i smartphone anyar yang meramaikan pasar guna membidik segmen menengah dengan mengusung jargon ‘Beauty All Around’. Untuk mengetahui ada apa di balik jargon yang diusung Honor 9i simak saja hasil review yang PULSA paparkan secara panjang lebar ini. Yuk, mari.

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel Data Micro USB, Soft Case, Buku Manual, Kartu Garansi, Sim Ejector

Warna: Midnight Black, Sapphire Blue, dan Robin Egg Blue

Harga: Rp 3.099.000

spesifikasi honor 9i

Bodi Solid Nan Kinclong

Bisa dikatakan, desain merupakan salah satu aspek menarik yang ditawarkan Honor 9i yang notabene sebagai penerus dari Honor 9 Lite. Sebagai penerus, Honor 9i membawa bahasa desain yang relatif mirip dengan Honor 9 Lite. Walau demikian, perbaikan yang cukup fundamental juga sudah dibawa Honor 9i, seperti penggunaan layar dengan notch yang membuat tampilannya menjadi lebih lega dan kekinian.

Kesan mewah sudah terasa ketika pertama kali menyentuh Honor 9i. Tampil mengusung desain kaca reflektif dan sajian warna memukau yang dikombinasikan dengan bodi rampingnya membuat Honor 9i begitu mempesona. Di area depan misalnya, penampang layar smartphone ini sudah mengadopsi kaca lengkung 2.5D. Sementara di belakang, sapuan warna Robin Egg Blue dengan efek pantulan kaca membuat Honor 9i terlihat kinclong dan bersinar. Bahkan, saking kinclongnya, kita bisa menggunakan bagian belakang Honor 9i untuk bercermin.

Honor 9i

 

Honor 9i diracik dengan bodi berdimensi 149.2 x 71.8 x 7.7 mm dan berat 152 gram. Hal ini membuat Honor 9i secara keseluruhan tampil cukup kompak, meski sejatinya smartphone ini sudah menyuguhkan layar lapang 5.84 inci. Namun, ketika digenggam, Honor 9i akan terasa setara atau lebih ramping ketimbang dengan smartphone berlayar 5.5 inci yang masih mengadopsi aspek rasio standar (16:9). Tidak hanya itu, lekukan-lekukan halus yang terdapat di sisi panel depan dan cover belakangnya juga membuat smartphone terasa ergonomis. Menjadikannya nyaman untuk digenggam dan cukup solid.

Soal tata letak komponen, di area depan selain panel layar, di bagian atas tepatnya di celah notch terdapat sensor kamera depan beserta LED flash dan proximity. Sementara di bagian bawah layar tak nampak komponen apa pun selain logo honor. Di area sisi sebelah kanan bisa ditemui dua tombol, yakni tombol power dan tombol volume. Di sisi sebaliknya, yakni ruas kiri terdapat slot kartu SIM dan micro-SD. Adapun komponen lain, seperti jack audio 3.5 inci, port microUSB, dan lubang speaker ada di sisi bagian bawah.

Area belakang merupakan tempat di mana dua sensor kamera utama bertengger secara horizontal ditemani LED flash yang terletak di sisi kiri atas. Sementara agak sedikit ke bawah, kita akan menemui sensor sidik jari yang berada di tengah agak ke atas.

Layar 5.84 Inci Berponi

Kembali mengikuti jejak pendahulunya (Honor 9 Lite), Honor 9i juga sudah mengusung layar penuh atau biasa disebut FullView. Hanya saja notch yang terdapat di Honor 9i nampaknya menjadi faktor pembeda paling signifikan di antaranya keduanya. Jadi, dari sisi display, Honor 9i sudah tampil lebih kekinian seiring dengan tren yang ada.

Secara detail layar Honor 9i memiliki ukuran 5.84 inci dengan resolusi Full HD+ (1080 x 2280 piksel) dan memiliki aspek rasio 19:9. Dari sisi ketajaman, layar Honor 9i bisa memancarkan konten ~432 ppi yang pasti sudah sangat memadai. Tidak kalah penting, selain tajam, layar Honor 9i juga memiliki responsivitas sangat baik dan sudah mendukung akses multi-touch maksimal hingga 10 titik secara bersamaan. Layar Honor 9i berjenis IPS LCD yang soal kelebihannya sudah sering kami bahas.

Bila pada suatu kondisi pengguna merasa bosan dengan tampilan Honor 9i versi default, kita dimungkinkan untuk mengutak-atik sejumlah fasilitas yang ada. Misalnya, bagi pengguna yang kurang tertarik dengan notch di Honor 9i, ternyata ada fasilitas yang memungkinkan kita untuk menyembunyikan tampilan tersebut. Cukup akses menu Setting > Display > Notch lalu pilih opsi Hide Notch. Jadi, dengan fitur ini pengguna dapat mengubah desain layar dengan bebas, dari tampilan Notch View 19:9 yang lebih besar dengan tampilan Fullview 18:9 dan tetap mempertahankan layar yang luas ketika bermain game atau menonton acara TV maupun film favorit.

Ada juga fitur yang dinamakan Smart Resolution. Ketika fitur ini diaktifkan, layar secara otomatis akan menurunkan resolusi pada kondisi tertentu untuk menghemat daya. Misalnya saat menjalankan aplikasi tertentu yang tidak membutuhkan resolusi hingga Full HD+ (2280 x 1080). Pengguna juga bisa menurunkan resolusi secara manual ke tingkat HD+ (1520 x 720) untuk menghemat daya baterai. Fitur ini bisa diakses via Setting > Display > Screen Resolution.

Selain fitur yang disebutkan, pengguna masih bisa mengutak-atik menu yang tersaji di Setting > Display untuk mendapatkan tampilan sesuai keinginan, seperti pengaturan color mode, Sleep, Eye Comport, Home Screen Style, Wallpaper, Full Screen Display, View Mode, dan Text Size.

OS dan Antarmuka

Baik sistem operasi maupun antarmuka pemanis yang dibenamkan, Honor 9i ternyata mirip seperti yang ditawarkan Honor 9 Lite. Tidak salah lagi, Honor 9i menjalankan Android 8.0 Oreo yang dipermanis dengan EMUI 8.0. Tentu bagi Anda yang pernah menggunakan smartphone Huawei tidak asing lagi dengan antarmuka MIUI. Untuk Honor 9i, EMUI yang disematkan versinya sudah relatif baru. Jadi, tampilannya sudah lebih segar dan menawarkan aneka warna yang kekinian.

Secara default pengalaman pengguna yang ditawarkan MIUI 8.0 cukup simpel, di mana semua aplikasi sudah tertampil langsung di homescreen alias tidak ada app drawer. Kendati demikian, jika pengguna merasa sudah terbiasa dengan app drawer, kita bisa memunculkannya lewat pengaturan di menu Settings> Display> Homescreen Style.

Seperti yang bisa ditemui di smartphone Honor atau Huawei, di sisi paling kiri layar homescreen ada sebuah halaman HiBoard. Memiliki fungsi mirip Google Now, HiBoard menampilkan semua info penting bagi pengguna.

Hal yang bisa juga ditemui di EMUI 8.0 yang dijalankan Honor 9i adalah pilihan tambahan bernama Smart Assistance yang terdapat pada menu pengaturan. Di pilihan menu inilah EMUI menempatkan fitur-fitur tambahan yang biasanya memberi nilai lebih pada pengalaman pengguna (user experience). Fasilitas seperti One Handed UI dan Motion Control termasuk dua fasilitas yang terdapat di menu ini.

Untuk keamanan, Honor 9i dilengkapi dengan fitur face unlock, selain sudah ada fitur biometrik semisal fingerprint unlock. Dengan fitur face unlock pengguna dimungkikan untuk membuka smartphone tanpa perlu mengetik password atau memindai sidik jari. Fitur face unlock lebih cepat dan nyaman apabila dibandingkan dengan metode unlock lainnya dan generasi baru. Sementara fingerprint 4.0 yang multifungsi ini dapat membuka ponsel pintar ini hanya dalam waktu 0,25 detik saja.

Kamera

Kecuali desainnya yang apik, tidak ketinggalan di sektor alat bidik momen Honor 9i juga sudah menyematkan alat bidik yang juga tengah menjadi tren saat ini. Hanya saja, tidak seperti Honor 9 Lite yang menyuguhkan fitur dual-camera di bagian belakang dan depannya. Di Honor 9i fitur dual-camera dibenamkan untuk alat bidik utamanya yang terletak di bagian belakang.

Yup, Honor 9i telah membenamkan fitur dual-camera 13MP + 2MP dengan fungsi Wide Aperture. Selain itu alat bidik utama smartphone ini juga didukung oleh serangkaian mode kamera untuk merekam momen-momen indah dalam kehidupan sehari-hari pengguna.

Seperti terlihat di antarmuka kamera utamanya, di sini pengguna bisa mengutak-atik sejumlah ikon yang tersedia di sisi kiri, seperti moving picture, portrait, dan wide aperture. Di arena ini pengguna juga bisa memilih pengaturan flash atau berpindah ke kamera depan.

Selain itu, mengakses mode lainnya, kita bisa melakukan swipe ke kanan, sontak panel pilihan mode lain pun muncul seperti Photo, Pro Photo (mode manual), Video, Pro Video, HDR, Panorama, Light Painting, Time Lapse, Filter, dan Watermark. Jika masih kurang, pengguna bisa mengunduh mode Good Food untuk memotret makanan, atau Document Scan untuk mengabadikan dokumen penting. Sementara untuk mengakses menu Setting, hal itu bisa dilakukan dengan men-swipe layar ke arah kiri.

Bersenjatakan dua sensor kamera beserta fasilitas yang dibawanya, alat bidik utama pada Honor 9i sudah memadai untuk menjepret berbagai momen menarik. Kualitas hasil bidik bisa dikatakan cukup apik, baik dari sisi ketajaman maupun sajian warnanya yang natural. Bagi yang suka memotret gambar dengan latar belakang blur, hal ini juga dengan mudah bisa dilakukan lewat kamera belakang Honor 9i.

Beralih ke kamera depan, sejumlah fasilitas juga telah disediakan untuk menemani single sensor 16 MP yang diusung Honor 9i, antara lain moving picture, portrait, dan mode beutification. Untuk mode yang disebut terakhir, beautification, di sini pengguna bisa memanfaatkan fitur ini hingga 10 level (efek beauty) untuk mendapat hasil foto diri sesuai keinginan. Sementara dengan mode portrait, meski single kamera, pengguna tetap dimungkinkan untuk mengambil foto selfie dengan latar belakang blur.

Soal hasil bidiknya, bagi mereka yang gemar selfie, Honor 9i juga tidak mengecewakan. Dengan sensor beresolusi tinggi, hasil bidik Honor 9i untuk foto diri sudah sangat memadai. Jangan lupa, dengan sederet mode yang ada pengguna juga bisa memperoleh berbagai skenario foto yang diinginkan untuk meraih hasil foto yang diinginkan.

Performa

Meski sudah menjadi brand sendiri, Honor masih mendapat sentuhan lain dari Huawei. Tidak hanya di sisi software dengan EMUI-nya, di sektor hardware juga demikian. Diketahui, untuk mendukung performanya Honor 9i ditopang oleh prosesor HiSilicon Kirin 659, chip yang sama juga dibenamkan pada seri sebelumnya, yakni Honor 9 Lite.

Sedikit mengenai Kirin 659, ini merupakan prosesor octa-core dengan arsitektur big.LITTLE yang memiliki konfigurasi 4 inti berkecepatan maksimum 2.36 GHz serta 4 inti yang memiliki clockspeed maksimum 1.7 GHz. Adapun untuk pengolah grafis, Honor 9i didukung GPU Mali-T830 MP2. Sementara pada unit yang PULSA review kali ini, Honor 9i datang dengan RAM 4GB dan memori internal 64GB.

Berbekal spesifikasi hardware yang diusungnya, dalam urusan daya gedor Honor 9i sudah cukup mumpuni untuk meladeni aktivitas pengguna sehari-hari. Untuk main game relatif berat pun kinerja Honor 9i masih bisa diandalkan. Game bisa dinikmati dengan baik dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Bicara soal kinerja smartphone, ada yang kurang rasanya bila tidak membahas hasil uji benchmark-nya. Entah penting atau tidak, hasil benchmark kerap menjadi acuan untuk mengukur seberapa gesit performa sebuah smartphone. Nah, untuk Honor 9i, ketika diukur dengan software benchmark paling populer, AnTuTu, skornya berada di kisaran 89226. Sementara untuk performa grafisnya, mengacu pada benchmark yang PULSA lakukan dengan software 3D Mark, tercatat skor benchmark Honor 9i berada di angka 310 (Sling Shot Extreme – OpenGL ES 3.1) dan 370 (Sling Shot Extreme – Vulcan).

Dalam lembar spesifikasinya, Honor 9i tertulis telah membenamkan penyuplai daya berupa baterai berjenis Li-Poly berkapasitas 3000 mAh. Walaupun tidak terlalu besar, namun dengan kapasitas yang dimiliki, baterai Honor 9i sudah memadai. Sekilas mengenai kinerja baterai Honor 9i, untuk bermain game HD selama satu jam tercatat kapasitas baterai berkurang sekitar 20%, sementara saat digunakan untuk menonton video format HD dengan waktu yang sama, baterai terukuras 12%. Lebih lengkap soal kinerja baterai bisa dilihat pada tabel tersaji.

Kesimpulan

Yup, desain adalah hal pertama yang membuat penulis terkesan dari Honor 9i. Di sini kita dapati bahwasanya Honor 9i memiliki racikan bodi yang kinclong dan menawan layaknya smartphone kelas flagship. Bagaimana dengan spesifikasinya? Untuk urusan yang tergolong ‘sensitif’ bagi sebagian pengguna ini, rasa-rasanya Honor 9i juga tidak mengecewakan untuk smartphone di kelasnya.

Jadi, secara singkat bisa dikatakan bahwa dengan segmen pasar yang dibidiknya, Honor 9i sejatinya memiliki cukup amunisi untuk bersaing merebut hati konsumen dengan para kompetitor di segmen yang sama. Anda berhak memiliki penilaian berbeda, dan itu sah-sah saja. Terlebih selain Honor 9i masih banyak smartphone pesaingnya yang juga eksis di pasar. Alhasil, pilihan tetap di tangan Anda.

 

banner 468x60

Author: 

Leave a Reply